/Wagub, Sulsel Merupakan Barometer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur

Wagub, Sulsel Merupakan Barometer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur

Makassar, Sulawesi Selatan, ABIM (22/10/2020) – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan Provinsi Sulawesi Selatan merupakan barometer pertumbuhan ekonomi Indonesia timur, salah satunya dari ketahanan pangan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sulsel saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan yang dilaksanakan The International Republican Institute yang dilakukan secara virtual kemarin, Rabu (21/10/2020).

Wagub Sulsel mengaku Provinsi Sulsel menjadi barometer pertumbuhan ekonomi Indonesia timur karena menjadi daerah  penyuplai beras untuk 27 Provinsi di Indonesia.

“Provinsi Sulsel menjadi daerah penyuplai beras untuk 27 provinsi dari 34 Provinsi di Indonesia, ini merupakan salah yang menjadi barometer pertumbuhan ekonomi Indonesia timur,” ungkapnya.

Ia menyebutkan meski ditengah pandemi covid-19 Pemerintah Provinsi Sulsel terus mengenjot ketahanan pangan agar menjadi penopang bagi seluruh wilayah di Indonesia

“Kondisi ditengah pandemi saat ini sangat luar biasa berdampak bagi seluruh sektor kehidupan manusia. Akan tetapi, hal itu tidak membuat Pemerintah Sulawesi Selatan diam, justru dengan kondisi itu, Sulsel menghadirkan inovasi. Termasuk kita terus menggenjot ketahanan pangan menjadi penopang untuk seluruh wilayah di Indonesia bahkan mengeksport ke luar negeri,” sebutnya.

Andi Sudirman juga mengaku upaya pencegahan penyebaran virus corona terus dilakukan diantaranya dengan gerakan sadar masker yang digaungkan dari awal masuknya penularan di Sulsel.

“Gerakan sadar masker digaungkan dari awal masuknya penularan di Sulsel sangat masif dapat mencegah penularan dan inovasi lainnya, Kemudian saat hilir membaik, kita kemudin melakukan intervensi anggaran ke hulu. Seperti belanja fisik infrastuktur rumah sakit, alat kesehatan, dan sebagainya,” ucapanya.

Lebih jauh Wakil Gubernur yang dikenal sebagai Tokoh Muda Sulawesi Selatan ini menyampaikan bahwa kepemimpinan yang terbaik adalah kepemimpinan yang meneladani Rasulullah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

“Kepemimpinan yang terbaik adalah kepemimpinan yang meneladani Rasulullah Nabi Muhammad, dengan itu Allah akan menuntun kita  untuk melihat solusi yang aktif, kreatif, inovatif, efisien, efektif dan sesuai untuk seluruh lapisan masyarakat, rahmatan lil alamin,” pungkasnya.

Orang Nomor Dua di Sulsel ini menambahkan semua pemimpin terbaik tidak bisa berjalan sendiri tapi harus usaha dan kompak beriringan.

“Semua pemimpin terbaik tidak bisa berjalan sendiri tapi harus usaha, kompak, bukan one man show serta berani mengambil keputusan setelah melalui kajian matang,” tutupnya.(ABIM)