Jakarta, ABIM (20/7/2025) – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) pada September 2025. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi.
“Nanti bulan September, sidang umum PBB, di bulan September nanti dan insya Allah Presiden juga akan hadir di sana,” kata Hasan kepada awak media, dikutip Minggu (20/7/2025).
Menurutnya, rencana kehadiran Prabowo tersebut menunjukkan peran aktif Indonesia di forum internasional. Selain itu, kata dia, Indonesia diharapkan mendapatkan pengakuan dari negara lain di dunia internasional.
Ia menyebut Prabowo juga telah menghadiri sejumlah forum multilateral lainnya. Antara lain, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), KTT D-8, KTT BRICS, KTT ASEAN, forum multilateral dengan Uni Eropa, serta forum ekonomi ST Petersburg.
Prabowo sendiri baru tiba di Tanah Air pada Rabu (16/7/2025) usai menjalani perjalanan luar negeri selama lebih dari dua pekan sejak 1 Juli lalu.
“Alhamdulillah, saya tiba kembali di tanah air setelah lumayan ya, kalau tidak salah 15 hari. Saya pergi cukup lama, tapi alhamdulillah apa yang kita hasilkan cukup bagus,” ungkap Prabowo kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (16/7/2025).
Lawatan luar negeri Prabowo diawali dari Arab Saudi pada awal Juli lalu. Di Jeddah, Prabowo bertemu Perdana Menteri Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman al Saud di Istana Al-Salam. Salah satu hasil dari pertemuan tersebut, pemerintah Arab Saudi memberikan izin pembangunan perkampungan haji Indonesia secara permanen.
Usai pertemuan tersebut, Prabowo bersama para menteri dan pejabat yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut pun menunaikan ibadah umrah.
Prabowo dan rombongan kemudian terbang ke Brasil untuk menghadiri KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil pada 5–8 Juli. Setelahnya, dia melanjutkan lawatannya di Brasil dengan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Planalto, Brasilia pada 9 Juli lalu.
Setelah dari Brasil, Prabowo mengklaim sempat bertemu dengan sejumlah pejabat di Inggris secara informal. Dalam pertemuan tersebut, dia mengatakan turut membahas perang yang terjadi di Gaza, Palestina dan Ukraina.
Prabowo kemudian terbang ke Brussels, Belgia pada 12 Juli 2025. Dia menemui Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa. Dalam kunjungan ke Belgia, Prabowo juga bertemu Raja Belgia Philippe di Istana Laeken.
Dia kemudian terbang ke Prancis untuk menghadiri peringatan Bastille Day di Paris. Bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Prabowo terlibat dalam sejumlah kegiatan dan pertemuan di sana.
Sebelum kembali ke Tanah Air, Prabowo dan rombongan juga sempat menemui Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Minsk pada 15 Juli lalu.(ABIM)









