/Kepala LEMIGAS M. Iksan Kiat Jadi Penerjemah Presiden Prabowo Subianto dalam Pertemuan dengan Presiden Putin di EEF ke-11 di Rusia

Kepala LEMIGAS M. Iksan Kiat Jadi Penerjemah Presiden Prabowo Subianto dalam Pertemuan dengan Presiden Putin di EEF ke-11 di Rusia

Vladivostok, Rusia, ABIM (10/9/2026) — Kepala Lembaga Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Iksan Kiat, turut
mengambil peran dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke
Vladivostok, Federasi Rusia, dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF)
ke-11. Dalam agenda tersebut, Iksan Kiat dipercaya membantu menerjemahkan komunikasi
Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia
Vladimir Putin.

Keterlibatan Iksan Kiat dalam peran tersebut tidak terlepas dari rekam jejaknya yang
memiliki keterikatan kuat dengan Rusia. Selama bertahun-tahun, Iksan menempuh
pendidikan dan membangun pengalaman akademik maupun profesional di negara tersebut.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Northern (Arctic) Federal University dan kemudian
melanjutkan dua program magister di Gubkin Russian State University of Oil and Gas,
Moskow. Ketiga jenjang pendidikan tersebut disebut diraih dengan predikat Summa Cum
Laude.

Pengalaman tersebut membekalinya dengan penguasaan bahasa Rusia,
pemahaman terhadap budaya dan karakter komunikasi masyarakat Rusia, sekaligus
penguasaan substansi di bidang minyak dan gas.
Pengalaman Iksan Kiat dalam mendukung komunikasi Presiden Prabowo pada pertemuan
tingkat tinggi juga bukan kali pertama. Sebelumnya, Iksan turut dipercaya sebagai
penerjemah resmi dalam pertemuan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dengan
Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada 2 Juli 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam
rangkaian pertemuan di Vladivostok, Rusia. Di belakang Presiden RI, M. Iksan Kiat, Kepala
LEMIGAS, hadir sebagai penerjemah Presiden RI. (2/7/2026).                                                                                                                                                    Pengalaman tersebut semakin memperkuat kapasitasnya dalam mendukung komunikasi Presiden Republik Indonesia dengan para pemimpin negara, khususnya dalam konteks hubungan Indonesia dengan negara-negara kawasan Eropa Timur dan Eurasia. Pengalaman Iksan di Rusia sendiri tidak hanya berlangsung di ruang akademik. Sebelum menempuh pendidikan tinggi, ia mengikuti program persiapan bahasa dan budaya Rusia. Selama berada di Rusia, Iksan juga memiliki pengalaman dalam lingkungan akademik, riset, dan profesional yang berkaitan dengan sektor minyak dan gas. Rangkaian pengalaman tersebut membentuk pemahaman yang lebih komprehensif terhadap bahasa, budaya, lingkungan profesional, serta terminologi teknis yang digunakan dalam sektor energi di Rusia.

Bekal tersebut menjadi relevan ketika Iksan dipercaya membantu menerjemahkan
komunikasi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin. Dalam
komunikasi tingkat tinggi, penerjemahan tidak hanya membutuhkan kemampuan
mengalihbahasakan kata demi kata, tetapi juga pemahaman terhadap konteks, istilah,
budaya, dan substansi pembicaraan agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara
tepat oleh kedua pihak.

Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin berlangsung
pada Kamis, 3 September 2026, di sela-sela penyelenggaraan EEF ke-11 dan digelar dalam
format working lunch. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi,investasi, energi, serta kerja sama bilateral lainnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin bersama jajaran pejabat Rusia dalam working lunch bersamaPresiden RI dan jajaran pejabat Indonesia dalam rangkaian Eastern Economic Forum (EEF)ke-11 di Vladivostok, Rusia. (3/9/2026)
Presiden Rusia Vladimir Putin bersama jajaran pejabat Rusia dalam working lunch bersama Presiden RI dan jajaran pejabat Indonesia dalam rangkaian Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. (3/9/2026)

Sambutan Hangat Vladimir Putin

Dalam pengantarnya, Presiden Vladimir Putin menyambut kedatangan Presiden Prabowo di
Vladivostok. Presiden Putin menilai intensitas komunikasi dan pertemuan langsung antara
kedua pemimpin menunjukkan eratnya hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia.

“Yang Mulia Bapak Presiden, izinkan saya mengucapkan selamat datang ke Kota
Vladivostok. Pertemuan hari ini merupakan pertemuan kedua pada tahun ini. Dan kontak
kita yang pribadi mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan
Indonesia,” ujar Presiden Putin.

Presiden Putin juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo sebagai
tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat
atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada 12 Juni 2026 serta penyelenggaraan
KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026. Presiden Prabowo juga
menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri kedua momentum
tersebut secara langsung.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting
tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan,” ungkap
Presiden Prabowo.

Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan bagian dari partisipasi Indonesia
dalam EEF ke-11, dimana Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan utama. Forum tersebut
menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi dan investasi
dengan Rusia serta negara-negara di kawasan Eurasia, termasuk dalam sektor energi.

Keterlibatan Kepala LEMIGAS dalam agenda tersebut sekaligus menunjukkan LEMIGAS
tidak hanya memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor minyak dan gas bumi
nasional, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung kerja sama dan diplomasi
internasional di bidang energi. Pengalaman Iksan Kiat selama menempuh pendidikan dan
beraktivitas di Rusia menjadi modal yang relevan dalam mendukung komunikasi serta
membangun jembatan pemahaman antara Indonesia dan Rusia.

Momen menarik juga terjadi dalam rangkaian agenda EEF ke-11 ketika Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan paparan mengenai kerja sama energi Indonesia-Rusia. Setelah paparan Menteri Energi Rusia, Bahlil turut menyinggung peran
LEMIGAS dalam proses pengiriman percobaan minyak mentah dari Rusia ke Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menjelaskan bahwa LEMIGAS mendapat penugasan
atas izin Presiden Prabowo Subianto dan dipimpin oleh sosok muda yang memiliki latar
belakang pendidikan di Rusia yakni Iksan Kiat.

“Seperti yang disampaikan Menteri Energi Rusia, LEMIGAS diketahui telah berhasil
melakukan pengiriman percobaan minyak mentah. Lembaga ini saya tunjuk atas izin dari
Bapak Presiden dan dikepalai oleh anak muda lulusan S1 dan S2 di Rusia yang kebetulan
merupakan interpreter kita pada forum yang terhormat ini,” ujar Menteri Bahlil.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari Presiden Vladimir Putin. Sambil
tersenyum, Presiden Putin memberikan ucapan selamat kepada Iksan Kiat yang berada
dalam forum tersebut sebagai interpreter Presiden Prabowo.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada anak muda tersebut. Selamat!” ujar Presiden
Putin.(ABIM)