/Kepala BP BUMN Dony Oskaria Targetkan Laba Perusahaan Milik Negara hingga Rp 350 Trilyun di 2026

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Targetkan Laba Perusahaan Milik Negara hingga Rp 350 Trilyun di 2026

Jakarta, ABIM (30/1/2026) – Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan laba kolektif BUMN sebesar Rp 340 triliun hingga 350 triliun pada 2026. Angka itu lebih tinggi dibanding laba 2025 yang diperkirakan mencapai Rp 280 triliun hingga 285 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, kata Kepala BP BUMN Dony Oskaria, BUMN akan dikelola secara efektif, efisien, dan profesional. Itu sebabnya, BP BUMN melakukan proses konsolidasi, dan penilaian seluruh perusahaan secara fundamental.

Proses penilaian, kata Dony, meliputi bisnis model, struktur biaya, analisis pasar, kondisi industri, hingga kapabilitas internal. Proses penilaian akan menjadi acuan utama untuk mengkonsolidasikan BUMN.

Dengan penilaian tersebut, kata Dony, diharapkan konsolidasi akan mempercepat laju kinerja BUMN.

“Bukan asal memilih mana yang dikonsolidasikan, tetapi melalui proses yang kita desain dengan sangat baik. Targetnya adalah memastikan BUMN memiliki kemampuan kompetisi yang berkelanjutan,” kata Dony dalam keterangan resminya pada di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Soal konsolidasi ini, kata Dony, contohnya menggabungkan BUMN di sektor asuransi menjadi 3 dari sebelumnya 15 perusahaan.

“Kita punya 15 perusahaan asuransi yang saat ini sedang dilakukan proses konsolidasi. Tahun 2026 ini akan kami ‘push‘ untuk dilakukan (konsolidasi), hanya akan menjadi 3 perusahaan asuransi,” ujar Dony.

Dony yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer Danantara menegaskan bahwa BUMN di bawah pengelolaan Danantara akan bekerja keras untuk mewujudkan bisnis yang berkelanjutan. Dony optimistis dengan semangat, dan kerja penuh komitmen dari seluruh insan BUMN, target yang dicanangkan pada 2026 akan tercapai.

“Komitmen kerja keras dan semangat kebersamaan kita bertekad menjadikan perusahaan BUMN di bawah Danantara jadi perusahaan yang membanggakan,” katanya.(ABIM)