Jakarta, ABIM (5/3/2026) – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dan rakyat Iran akibat serangan Amerika Serikat dan Israel. Muhammadiyah juga berbelasungkawa atas korban serangan balik Iran di negara-negara Arab.
“Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran.
Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab,” demikian bunyi surat pernyataan PP Muhammadiyah, Senin (2/3/2026).
Surat Pernyataan tentang Konflik di Timur Tengah bernomor 16/PER/I.0/B/2026 itu ditandatangani Ketua Syafiq A Mughni dan Sekretaris Muhammad Sayuti. Kepada Kompas.com, Syafiq A Mughni mengonfirmasi surat tersebut.
“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas hak-hak asasimanusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tulis Muhammadiyah.
Dorong PBB dan OKI ambil langkah untuk Palestina Muhammadiyah mendorong PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengakhiri konflik kemanusiaan di Palestina dan kawasan Timur Tengah pada umumnya.
“Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegagnan antarnegara di kawasan Timur Tengah,” kata Muhammadiyah.
Muhammadiyah mengimbau agar Iran dan semua negara-negara Arab menahan diri dan mengedepankan dialog untuk menyelesaikan konflik. Muhammadiyah juga mengimbau semua pihak untuk menciptakan perdamaian dan keadilan global, serta mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang mengakibatkan kerusakan serta hancurnya peradaban.(ABIM)
