/Menteri Ekonomi Kreatif Teungku Rifki Harsyah Dukung Padang Menuju UNESCO Creative City of Gastronomy

Menteri Ekonomi Kreatif Teungku Rifki Harsyah Dukung Padang Menuju UNESCO Creative City of Gastronomy

Padang,Sumatera Barat, ABIM (12/8/2026) – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Padang yang mengusulkan kotanya ke dalam UNESCO Creative City of of Gastronomy. Penegasan tersebut disampaikan dalam forum Talks on Taste, yang menjadi bagian utama dari Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Padang ke-357 di Kawasan Kota Tua Padang, Minggu (9/8/2026).

Menteri Ekraf menilai penetapan Padang sebagai kota gastronomi UNESCO merupakan langkah strategis nasional karena berpotensi menjadikan Padang sebagai kota gastronomi pertama Indonesia dalam jejaring UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Kementerian Ekraf siap mendukung proses tersebut melalui promosi, persiapan administrasi, komunikasi dengan jejaring internasional, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Saya mendukung penuh keseriusan Pak Wali Kota untuk mengusulkan Kota Padang menjadi kota gastronomi dalam UNESCO Creative Cities Network. Kalau ini berhasil, ini bukan hanya perjuangan Pak Wali Kota atau masyarakat Kota Padang, tetapi menjadi perjuangan pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif,” ujar Teuku Riefky.

Menurut Teuku Riefky, pengembangan gastronomi Padang perlu didukung dengan identitas yang jelas, termasuk melalui penyusunan definisi dan standardisasi resep sebagai bagian dari storytelling yang dapat memperkuat posisi Kota Padang dalam proses pengusulan UCCN. Pengembangan tersebut juga perlu melibatkan subsektor ekonomi kreatif lainnya seperti desain, penerbitan, musik, dan seni pertunjukan agar gastronomi menjadi bagian dari ekosistem kreatif yang saling menguatkan.

Taste of Padang Experience 2026 berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 dengan rangkaian kegiatan seperti Padang Gastronomy Market, Padang Bajamba, Padang Harmoni Festival, dan Talks on Taste. Forum Talks on Taste mempertemukan pemerintah, pakar kuliner, pelaku industri, asosiasi, akademisi, dan komunitas untuk membahas pengembangan gastronomi Padang sebagai identitas budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif. Salah satu agenda dalam kegiatan tersebut adalah Flash Sale 9.9 sebanyak 1.000 porsi Nasi Goreng Rendang dengan harga Rp 357 per porsi.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan Pemerintah Kota Padang siap meningkatkan kualitas gastronomi sekaligus mempersiapkan berbagai aspek pendukung menuju pengakuan internasional. Menurutnya, kekuatan Padang tidak hanya terletak pada kekayaan kuliner, tetapi juga pada tradisi, sejarah, keberagaman budaya, keramahan masyarakat, serta kesiapan kota dalam memberikan pengalaman berkualitas bagi wisatawan.

“Kami siap diberikan tantangan dan challenge untuk merealisasikan The City of Padang to be the City of Gastronomy,” ujar Fadly.

Menteri Ekraf mengatakan Kementerian Ekraf mendorong kurasi local hero dan kekayaan intelektual kuliner daerah untuk dikembangkan ke pasar nasional dan global. Kurasi dilakukan bersama pakar kuliner, pelaku industri, dan pemerintah daerah guna mengidentifikasi potensi kreatif yang memiliki daya saing internasional.

“Saya berharap semakin banyak IP dan pelaku ekonomi kreatif dari Kota Padang yang bisa naik kelas ke tingkat nasional dan juga internasional. Kita akan terus mengkurasi bersama para pakar, pelaku industri, dan pemerintah daerah untuk menemukan local hero yang memiliki potensi dibawa ke tingkat global,” kata Teuku Riefky.

Kementerian Ekraf akan terus mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem gastronomi, meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, serta memperluas promosi kekayaan kuliner daerah. Melalui Taste of Padang Experience 2026, pengembangan gastronomi diharapkan tidak berhenti pada perayaan Hari Jadi Kota Padang, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing Padang di tingkat nasional dan internasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Chef dan pakar kuliner Indonesia William Wongso; Pimpinan Dewan Kuliner Indonesia Gupta Sitorus; tokoh industri kuliner Roby Bagindo; Founder Ray Janson Radio sekaligus praktisi industri kreatif Ray Janson; Juara 3 MasterChef Indonesia Season 8 sekaligus celebrity chef Chef Adi; praktisi dan pegiat kuliner Ida Bagus Agung Gunartha (Gus Agung); serta pemenang desain logo HUT ke-81 RI Fajar Novario.(ABIM)