/Menko Muhaimin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden Prabowo

Menko Muhaimin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden Prabowo

Nganjuk, Jawa Timur, ABIM (18/5/2026) – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Koperasi Desa Merah Putih Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026).

 

Peresmian tersebut menandai capaian penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan percepatan pembangunan ekosistem koperasi desa di Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut peresmian ribuan koperasi desa secara serentak sebagai momentum bersejarah yang menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia dalam membangun sistem ekonomi rakyat secara cepat dan nyata.

 

“Hari ini adalah hari yang penting, ini adalah tonggak bersejarah. Ada suatu negara yang meresmikan operasionalisasi 1.061 koperasi secara fisik, gudangnya ada, gedungnya ada, petugasnya ada, unsur logistik ada, ada truk, pickup, kendaraan tiga roda. Saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden Prabowo.

 

Presiden mengungkapkan bahwa pembangunan fisik koperasi baru dimulai pada November 2025 dan dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan pemerintah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi desa.

 

“Ini menunjukkan pemerintah Indonesia bersama lembaganya mampu berbuat yang luar biasa,” katanya.

 

Menurut Presiden, koperasi desa akan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa melalui penyediaan berbagai kebutuhan pokok dan layanan publik dengan harga terjangkau.

 

Ke depan, koperasi desa akan melayani penjualan sembako, pupuk subsidi, tabung gas subsidi, layanan pos, penyaluran bantuan pemerintah, hingga apotek murah bagi masyarakat.

 

Selain itu, pemerintah juga akan menghadirkan layanan keuangan dan kredit murah melalui gerai lembaga keuangan di koperasi desa guna memperkuat akses pembiayaan masyarakat.

 

“Saudara-saudara, dengan koperasi ini, saya kira pertumbuhan kita akan nyata dan semakin maju. Setiap desa tidak lagi akan tergantung dengan yang mana-mana lagi, semua akan mandiri,” tegas Presiden Prabowo.

 

Presiden juga menargetkan percepatan pengembangan koperasi desa secara nasional. Setelah peresmian 1.061 koperasi, pemerintah menargetkan peresmian hingga 30.000 koperasi desa pada Agustus mendatang.

 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut mengapresiasi kerja sama lintas kementerian dan lembaga yang dinilai menjadi kunci keberhasilan percepatan pembangunan koperasi desa.

 

“Saya berterima kasih kepada semua menteri karena ini tidak mungkin terjadi tanpa kerja sama yang baik. Semua bekerja sebagai satu tim,” katanya.

 

Pemerintah berharap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih mampu mempercepat pemerataan ekonomi, memperkuat ketahanan desa, sekaligus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa koperasi desa menjadi instrumen penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

 

Menurutnya, koperasi harus menjadi ruang gotong royong ekonomi yang memperkuat pelaku usaha kecil, UMKM, dan masyarakat desa secara berkelanjutan.

 

“Program pemberdayaan melalui Koperasi Desa Merah Putih yang telah dibangun sebelumnya turut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem,” ucap Menko Muhaimin.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menko bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menko bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, Menko bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah Menteri dan Kepala Badan Kabinet Merah Putih.(ABIM)