/Tiket Pesawat Mahal Bentuk Kegagalan Menteri Perhubungan Mengatur Regulasi Maskapai Penerbangan

Tiket Pesawat Mahal Bentuk Kegagalan Menteri Perhubungan Mengatur Regulasi Maskapai Penerbangan

Jakarta, ABIM (10/5 2019) – Mahalnya harga tiket pesawat menjadi keluhan masyarakat ketika memasuki bulan suci ramadhan. Mahalnya harga tiket merupakan bentuk ketidak mampuan Menteri Pehubungan Budi Karya Sumadi untuk mengatur regulasi yang ketat bagi maskapai penerbangan.

Pada tanggal 18 April 2019, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah memerintahkan maskapai penerbangan untuk menurunkan tiket namun ttidak satu pun maskapai penerbangan yang mematuhinya.

Dan Menhub hanya bisa menunjukkan kekesalannya terhadap maskapai penerbangan dalam negeri yang tak juga menurunkan harga tiket pesawat. Dia bahkan menyebut maskapai tak tulus saat menyatakan kesediaannya menurunkan harga tiket pesawat.

Harga tiket pesawat di sejumlah rute diketahui memang masih mahal. Penyediaan subclass atau golongan dalam tiket pesawat di setiap kelas penerbangan disebut tak jelas realisasinya oleh maskapai.

Padahal mudik Lebaran sendiri tercatat tinggal hitungan beberapa minggu ke depan. Untuk itu dia memberikan waktu hingga dua minggu ke depan kepada maskapai melakukan penyesuaian terhadap subclass yang diminta. Menurut Budi, subclass tersebut selama ini tidak jelas tercantum saat masyarakat melakukan pembelian tiket.

Apakah Menhub bisa mewujudkan penurunan harga tiket atau ini hanya menjadi catatan kegagalan kinerja Menhub diera pemerintahan Jokowi-JK.(ABIM)