/Bertemu Seskab Teddy, Pelajar SMPN 15 Jakarta dan SMAN 46 Jakarta Diajak Berani Bermimpi melalui Program

Bertemu Seskab Teddy, Pelajar SMPN 15 Jakarta dan SMAN 46 Jakarta Diajak Berani Bermimpi melalui Program

Jakarta, ABIM (25/7/2026) – Kesempatan belajar langsung di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta menjadi pengalaman berharga bagi 378 pelajar yang terdiri atas 134 siswa SMAN 46 Jakarta dan 244 siswa SMPN 15 Jakarta. Melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” yang diselenggarakan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (21/7/2026), para pelajar diajak mengenal sejarah kepresidenan, memahami penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus menumbuhkan semangat untuk meraih cita-cita.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya hadir memberikan motivasi kepada para pelajar untuk berani bermimpi dan terus mengejar cita-cita. Menurut Seskab, kesempatan mengunjungi Istana merupakan pengalaman yang tidak dimiliki semua orang dan dapat menjadi bekal untuk menumbuhkan mimpi besar sejak usia muda.

“Adik-adik memiliki kesempatan yang tidak dimiliki semua orang. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal dan teruslah bercita-cita. Mudah-mudahan 20 atau 25 tahun lagi kalian menjadi orang yang sangat bermanfaat bagi Republik Indonesia,” ujar Seskab.

Seskab juga mengingatkan para pelajar agar terus mengembangkan kemampuan, aktif dalam kegiatan positif, memperluas pergaulan, serta tidak berhenti belajar.

“Usia kalian masih sangat muda. Kuasai satu bidang yang kalian sukai, belajar dengan sungguh-sungguh, perbanyak teman, bangun relasi, dan teruslah mengejar cita-cita karena kesempatan kalian masih sangat panjang,” pesan Seskab.

Pertemuan dengan Seskab berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para pelajar. Peserta tampak aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan Seskab. Melalui dialog tersebut, para pelajar tidak hanya memperoleh motivasi, tetapi juga pengalaman berharga untuk berdiskusi secara langsung dengan Seskab.

Pada kesempatan tersebut, Seskab Teddy Indra Wijaya juga memberikan undangan khusus untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta kepada beberapa pelajar yang berani menceritakan pengalamannya sekaligus menyampaikan harapan mereka bagi masa depan. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keberanian, kepercayaan diri, dan semangat para pelajar dalam menyampaikan gagasan di hadapan peserta lainnya.

Sebelum diajak berkeliling di sekitar lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg, Faisal Fahmi, menyampaikan sambutannya. Faisal menyampaikan bahwa program Istana untuk Anak Sekolah merupakan salah satu inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperkenalkan dunia pemerintahan kepada generasi muda.

“Beliau memiliki perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program yang telah dijalankan pemerintah,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan bahwa Kemensetneg memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan teknis, administrasi, analisis, serta dukungan manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui kegiatan ini, Faisal berharap para pelajar memahami fungsi tersebut dan dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga maupun teman-teman di sekolah.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Faisal juga mengajak para peserta memaknai tema pembangunan nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menurutnya selaras dengan cita-cita bangsa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945.

Sebelum memasuki kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, para pelajar mengikuti pembekalan mengenai sejarah kepresidenan dan tata tertib kunjungan yang disampaikan Kepala Bagian Dukungan Administrasi Biro Humas Kemensetneg, Wenny Aulia Vidyaningtyas. Melalui sesi yang dikemas secara interaktif, Wenny mengajak peserta mengulas kembali perjalanan kepemimpinan nasional dengan mengenal Presiden RI dari masa ke masa.

Wenny juga menjelaskan bahwa Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial, sehingga Presiden memiliki dua fungsi sekaligus, yakni sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

“Di Indonesia, Presiden memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Berbeda dengan beberapa negara lain yang memiliki perdana menteri sebagai kepala pemerintahan,” jelas Wenny.

Usai membekali para peserta mengenai alur kunjungan, para pelajar dijadwalkan mengunjungi tiga titik utama Istana Kepresidenan Jakarta, yaitu Istana Merdeka, Istana Negara, dan Kantor Presiden, serta memperoleh penjelasan mengenai sejarah, fungsi, dan berbagai aktivitas kenegaraan yang berlangsung di masing-masing bangunan.

Belajar Langsung dari Istana Kepresidenan Jakarta

 

Pada kesempatan ini, para pelajar pun menyampaikan kesannya saat mengikuti program tersebut. Muhammad Haikal, siswa SMPN 15 Jakarta, mengaku kunjungan ini memotivasinya untuk terus aktif berorganisasi dan mengembangkan diri.

“Jujur, saya kagum sekali. Kami belajar banyak tentang sejarah, proses pembangunan Istana, sekaligus mendapat teman baru. Pengalaman ini sangat berkesan,” ujar Haikal.

Senada dengan itu, Vrista, siswa SMAN 46 Jakarta, menilai hampir setiap sudut Istana menyimpan jejak sejarah perjalanan bangsa yang memberikan pelajaran berharga bagi generasi muda.

“Ruangan yang paling berkesan adalah ruangan di Istana Merdeka, karena dapat merasakan duduk di tempat orang-orang penting. Hampir di setiap sudut di sini adalah sejarah yang bisa kita pelajari. Bagi saya, ini menjadi salah satu momen penting dalam hidup,” ungkap Vrista.

Program “Istana untuk Anak Sekolah” diharapkan menjadi sarana edukasi yang interaktif sehingga para peserta dapat mengenal lebih dekat lembaga kepresidenan dan memahami pentingnya tata kelola pemerintahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (ABIM)