/Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman : KSP Kawal Percepatan Realisasi Investasi dan Hilirisasi Nasional

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman : KSP Kawal Percepatan Realisasi Investasi dan Hilirisasi Nasional

Jakarta, ABIM (13/8/2026) – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, beserta jajaran, di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan realisasi investasi nasional serta strategi peningkatan investasi berkualitas.

Usai pertemuan, Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas penyelesaian berbagai hambatan investasi melalui Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking, khususnya yang berkaitan dengan perizinan, tata ruang, pertanahan, dan kesiapan kawasan industri. Penyelesaian hambatan ini dilakukan melalui koordinasi yang semakin erat antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Kantor Staf Presiden mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, dalam hal ini secara khusus untuk menjaga momentum investasi dan memperkuat hilirisasi yang semakin bermanfaat bagi perekonomian dan masyarakat,” ujar Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman.

Kepala Staf Kepresidenan mengapresiasi capaian Kementerian Investasi dan Hilirisasi pada Semester I 2026, yang mencatatkan pertumbuhan investasi sebesar 7,2 persen secara tahunan (year-on-year) dengan nilai realisasi mencapai Rp1.010,6 triliun, serta menyerap sekitar 1,45 juta tenaga kerja langsung.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk mempercepat hilirisasi, Pemerintah bersama Danantara Indonesia telah menyiapkan 19 proyek hilirisasi prioritas dengan nilai investasi sekitar Rp228 triliun, yang sebagian telah memasuki tahap groundbreaking pada Februari dan April 2026.

“KSP mengawal percepatan proyek-proyek tersebut agar memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional,” pungkas Jenderal (Purn.) Dudung.

Turut mendampingi Kepala Staf Kepresidenan, Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Prof. Popy Rufaidah, Ph.D., Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Dr. Yan Hiksas, Tenaga Ahli Utama KSP Panji Sukma Nugraha, serta Tenaga Ahli Utama KSP Guruh Muamar Khadafi. (ABIM)