Jakarta, ABIM (26/5/2026) – Prabowo Subianto Presiden pada Iduladha tahun ini memberikan hewan kurban berupa sapi sebanyak 1.098 ekor kepada pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia.
Sapi kurban dari Presiden juga diberikan kepada lembaga-lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh-tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Dalam keterangannya, hari ini, Selasa (26/5/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Juri Ardiantoro Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) mengatakan, seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang totalnya 552 daerah akan menerima 598 ekor sapi.
Dia menjelaskan, jumlah sapi kurban dari Presiden lebih banyak karena ada 46 daerah yang mendapat dua ekor sapi lantaran tidak tersedia sapi dengan ukuran standar 800 kilogram sampai 1,3 ton.
Lalu, sebanyak 500 ekor sapi bakal dikirim ke lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di berbagai daerah.
Sapi kurban yang diberikan Kepala Negara adalah jenis sapi premium seperti Simental, Limosin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, Friesian Holstein, Belgian Blue, dan Charolaise.
“Di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Bapak Presiden berkenan menyerahkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang akan dibagikan kepada pertama seluruh provinsi, seluruh kabupaten, dan seluruh kota madya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wamensesneg menegaskan, sapi kurban dari Presiden sudah bersertifikat sehat, serta sesuai Syariat Islam antara lain jantan, tidak cacat, dan usianya sudah di atas dua tahun.
Menurut Juri, ribuan ekor sapi kurban sumbangan Presiden berasal dari peternak lokal.
Sapi-sapi yang dibeli RI 1 berdasarkan hasil koordinasi Kementerian Sekretariat Negara melalui Sekretariat Presiden, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta dinas-dinas di daerah yang membidangi peternakan.
Kementerian Sekretariat Negara juga kerja sama dengan Asosiasi Peternak dan Pengemuk Sapi Indonesia (APPSI).
Presiden, kata Juri, berpesan supaya 1.098 ekor sapi kurban itu bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.(ABIM)










