Makassar, Sulawesi Selatan, ABIM (21/3/2022) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana membangun patung-patung Presiden Republik Indonesia di perempatan depan Bukit Tamalanrea Permai (BTP). Anggaran Rp10 miliar disiapkan
“Jadi kita usulkan (pembuatan patung) presiden sebagai simbol-simbol negara, kita buatkan sebagai bagian yang harus diingat oleh masyarakat,” kata Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, beberapa waktu lalu.
Pembuatan patung-patung presiden terinspirasi dari monumen terkenal di Gunung Rushmore, Amerika Serikat (AS), dan juga sebagai bentuk penghargaan warga Makassar.
“Maksudnya penghargaannya masyarakat Sulawesi Selatan, itu adalah patung-patung bersejarah. Di bundaran itu (perempatan lampu merah), bundaran BTP,” ucapnya.
Patung-patung presiden itu nantinya berdiri di atas sebuah bundaran yang di dalamnya terdapat taman.
“Kita rencana patung utuh, (berdiri) satu-satu. Jadi misalnya Soekarno-Hatta, itu sebagai penghargaan kita, edukasi juga, edukasi kepada anak kita,” jelasnya.
Saat ini pihaknya masih menunggu restu dari BBPJN XIII dan Pemprov Sulsel untuk merealisasikan rencananya itu. Hal ini karena kawasan tempat bundaran dibangun berada di Jalan Perintis Kemerdekaan yang merupakan kewenangan BBPJN XIII.
“Mudah-mudahan Provinsi dan Balai mau, ada mi anggarannya saya anggarkan Rp10 M, tinggal izinnya,” katanya. (ABIM)










