Makassar, Sulawesi Selatan, ABIM (18/11/2023) – Sejumlah tokoh mendampingi Ganjar Pranowo di Kota Makassar Sabtu (18/11/2023) pagi.
Calon presiden usungan PDI Perjuangan,PPP, Hanura Dan Perindo itu datang memenuhi undangan dialog capres.
Ikatan Alumni Universitas Negeri Makassar (IKA UNM) bertindak sebagai penyelenggara.
Ganjar Pranowo datang mengenakan baju kemeja hitam.
Sejumlah tokoh mendampingi.
Di antaranya dua kepala daerah yakni Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Bupati Luwu Timur Budiman.
Danny Pomanto dan Budiman adalah kader PDI Perjuangan.
Kemudian ada Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel sekaligus anggota DPR RI Andi Ridwan Andi Wittiri.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel sekaligus anggota DPRD Sulsel Rudy Pieter Goni.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulsel Andi Ansyari Mangkona, anggota DPRD Sulsel Risfyanti Muin.
Pengurus PDI Perjuangan Sulsel Husain Djunaid, Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar sekaligus Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suhada Sappaile.
Di lokasi, Ganjar Pranowo disambut Ketua DPP IKA UNM AM Nurdin Halid dan Rektor UNM Prof Husain Syam.
Nurdin Halid dan Husian Syam bertindak sebagai tuan rumah acara.
Adapula Akbar Faizal sebagai alumni UNM.
Ganjar Pranowo tampak tertawa bareng Nurdin Halid, Danny Pomanto, dan Ridwan Andi Wittiri di kursi VIP.
Ini kali kedua Ganjar Pranowo datang di Kota Makassar selama November 2023.
Sebelumnya Ganjar Pranowo datang memenuhi dialog capres yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia pada Sabtu (4/11/2023) dua pekan lalu.
Ganjar Dorong Revitalisasi Koperasi Unit Desa untuk Mudahkan Petani
Calon Presiden Ganjar Pranowo menyatakan perlunya merevitalisasi Koperasi Unit Desa (KUD) untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan petani, khususnya soal pupuk, hingga untuk kemudahan dan kesejahteraan para petani Indonesia.
Hal ini disampaikan saat Ganjar menjadi narasumber dalam acara saresehan nasional yang diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Negeri Makassar di Hotel Four Points, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/11/2023).
“Dibanyak tempat pupuk sulit, harga beras mahal, yang saya bayangkan, kenapa kita enggak hidupkan lagi KUD lagi,” kata Ganjar disambut tepuk tangan ribuan orang yang hadir, Sabtu (18/11/2023).
Ganjar menyoroti kebutuhan mendampingi dan melatih para pengelola koperasi agar menjadi profesional. KUD yang dikelola dengan baik diharapkan bisa menumbuhkembangkan wirausaha yang baru bagi para petani.
“Saya kira perlu di revitalisasi kekuatannya. Dan ini kalau bisa kita lakukan, maka petani-petani kita akan punya banyak sekali kenyamanan, keamanan, bahkan membangun enterpreneur diantara mereka untuk bisa saling berkolaborasi dan melengkapi,” tegas Ganjar.
Permudah Pendirian Koperasi
Ganjar juga menekankan upaya untuk mempermudah dalam pendirian koperasi. Hal ini agar masyarakat diberbagai daerah bisa lebih banyak mendirikan koperasi, serta memberikan kemudahan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat melalui KUD.
“Dan inilah yang mesti kita lakukan agar mereka bisa mendapatkan akses yang lebih mudah, dari, oleh untuk anggota yang lebih banyak lagi bisa diberikan,” ucap Ganjar.(ABIM)










