/Setelah JK, Ganjar Pranowo Sambangi Rumah Mantan Wapres Boediono

Setelah JK, Ganjar Pranowo Sambangi Rumah Mantan Wapres Boediono

Jakarta, ABIM (24/11/2023) – Setelah bertemu dengan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Kini Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menyambangi kediaman mantan Wakil Presiden Boediono.

Ganjar tampak mengenakan batik lengan pendek warna hitam dan celana coklat, sedangkan Boediono mengenakan kemeja batik biru lengan pendek dan celana biru tua.

Keduanya terlihat berjabat tangan dan bertegur sapa sebelum memasuki rumah untuk mengadakan pertemuan secara tertutup. Dalam keterangan tertulis usai pertemuan, Ganjar disebut ingin berguru langsung tentang pembangunan ekonomi nasional kepada ekonom senior Boediono.

Menurut Boediono, pertemuannya dengan  Ganjar membahas tentang pengalamannya mengatasi berbagai persoalan ekonomi nasional sejak menjabat Menteri Keuangan (2001-2004), Gubernur Bank Indonesia (2008-2009), hingga Wakil Presiden Republik Indonesia (2014-2019).

“Pembicaraan kami fokus pada  persoalan ekonomi nasional maupun global, dan pembangunan. Apa yang Pak Ganjar  tanyakan, saya menjawab dengan baik,” jelas Boediono.

Sementara itu, Ganjar mengaku pertemuan dengan Boediono bukan untuk menggalang dukungan, tetapi berguru tentang ekonomi, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, kondisi dunia yang berubah, dan program pembangunan yang dapat dijalankan.

“Ini pelajaran sangat penting yang saya dapat, hari ini,” kata Ganjar.

Sebelumnya, Ganjar juga mengunjungi tokoh intelektual Franz Magnis-Suseno yang akrab disapa Romo Magnis di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Pada pertemuan itu, Romo Magnis memberikan kepada Ganjar dua buah buku karyanya berjudul  “Etika Politik: Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern” dan “Iman dalam Tantangan”

Ganjar juga sebelumnya sudah sowan ke kediamanan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di kediaman JK di Jakarta. Ketika itu, Ganjar dan JK membahasa isu netralitas menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 tanpa menyinggung arah dukungan JK untuk Ganjar.(ABIM)