/Menteri Komdigi Meutya Hafid : 24 Tahun Kemkomdigi, Dari WTP Hingga Konektivitas 80,8 Persenm

Menteri Komdigi Meutya Hafid : 24 Tahun Kemkomdigi, Dari WTP Hingga Konektivitas 80,8 Persenm

Jakarta, ABIM (28/9/2025) – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan ulang tahun ke-24 Kementerian Komunikasi dan Digital menjadi momentum penting untuk refleksi dan aksi nyata.

Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang mengantarkan Kemkomdigi meraih capaian strategis, mulai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga pembangunan konektivitas digital yang menjangkau 80,8 persen populasi.

“Secara resmi kita diberikan laporan BPK yang menyebutkan untuk tahun 2024 kita sudah dengan status WTP. Terima kasih banyak atas kerja keras seluruh tim di Komdigi yang luar biasa,” kata Meutya dalam acara Syukuran HUT ke-24 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (23/09/2025).

Ia menekankan capaian tersebut tidak boleh membuat sivitas Kemkomdigi terlena.

“Kita melakukan refleksi, aksi, dan kolaborasi. Refleksi artinya tidak silau dengan capaian, aksi artinya bergerak mewujudkan visi dan quick wins, dan kolaborasi artinya melangkah bersama tanpa ada yang tertinggal,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Meutya memberi apresiasi khusus kepada setiap unit kerja.

Ditjen Pengawasan Ruang Digital dipuji karena konsisten menjaga ruang digital aman dari judi online dan pornografi, sekaligus menghadirkan kebijakan seperti PP Tunas untuk melindungi anak-anak.

Ditjen Infrastruktur Digital (Infradig) dan BAKTI diapresiasi atas capaian konektivitas nasional yang kini sudah menjangkau 80,8 persen penduduk.

Untuk Ditjen Komunikasi Publik dan Media, Meutya mencatat keberhasilan menjaga keterbukaan informasi dengan tingkat kepuasan publik 83,41 persen dan indeks keterbukaan 75,65 persen.

Sementara Ditjen Ekosistem Digital disebut berperan strategis mendampingi startup Indonesia hingga meraih prestasi ASEAN, serta menyiapkan regulasi kecerdasan artifisial.

Meutya juga menyoroti peran Ditjen Teknologi Pemerintahan Digital dalam mengawal integrasi layanan publik dan penyatuan data nasional yang aman.

Sedangkan Badan Pengembangan SDM Komdigi diapresiasi atas kontribusinya menyiapkan talenta digital melalui pelatihan dan literasi.

“Semua capaian ini penting, tetapi tugas kita ke depan lebih besar lagi. Mari jadikan ulang tahun ke-24 ini momentum memperkuat semangat kebersamaan membangun ruang digital Indonesia yang aman, tangguh, dan inklusif,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.(ABIM)