Update Penanganan Pasca-Bencana Gempa Sulawesi Tengah
Sabtu, 29 September 2018 Pukul 19.30 WITA
1. Saat ini Panglima TNI, Menkominfo, Menteri Sosial, Wakil Kapolri, Kepala Bazarnas transit di Bamdara Hasanuddin Makassar utk kembali ke Jakarta, setelah sekitar 6 jam melakukan peninjauan dan koordinasi dgn pemerintah setempat. Menkpolhukam, Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri masih berada di Palu utk koordinasi lebih lanjut.
2. Tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu pada pukul 14.00 WITA, rombongan Menkopolhukam langsung bergerak menuju Mapolda Sulawesi Tengah utk rapat koordinasi awal dgn Kapolda Sulawesi Tengah beserta jajaran.
3. Rapat koordinasi lebih lengkap dilakukan di tenda Gubernuran Sulawesi Tengah bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Menteri Dalam Negeri dan BNPBD Sulawesi Tengah.
4. Data dan fakta akibat Gempa Bumi di Sulawesi Tengah:
a. Listrik mati total
b. Telepon seluler berfungsi di beberapa lokasi. Lebih dari 500 BTS tidak berfungsi akibat pasokan listrik dari PLN terhenti
3. Jumlah korban meninggal yang terdata di sejumlah Rumah Sakit: 405 orang. Korban luka mencapai 150 orang.
4. Bangunan instansi, lembaga banyak yg hancur dan rusak.
5. Akses menuju Palu sangat terbatas.
6. Bandara Palu dibuka terbatas utk kepentingan penanganann bencana.
5. Arahan Menkopolhukam pada rapat koordinasi:
a. Segera lakukan pemakaman korban meninggal secara layak setelah diketahui identitasnya melalui DVI, face recognition, dan sidik jari.
b. Terus lakukan pencarian korban di puing-puing bangunan yg hancur akibat gampa dab tsunami.
c. Bantuan kemanusian utk korban gempa akan dibelanjakab di Makasaar dan akan diangkut dgn pesawat Hercules menuju Palu.
4. Kementerian Sosial segera bangun Dapur Umum di 10 tempat pengungsian.
5. Kementerian Kominfo diminta mempercepat pemulihan jalur komunikasi di Sulawesi Tengah.
Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kemlominfo RI
Mobile: 0811.888.930










