Pangkep, Sulawesi Selatan, ABIM (14/11/2024) – Calon Gubernur Sulsel Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan kampanye di Desa Bonto Matene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Politisi PDIP Rahmat Muhayang menjamin warga Segeri memenangkan Danny-Azhar di Pilgub Sulsel.
Rahmat Muhayang yang merupakan anggota DPRD Sulsel Dapil Maros, Pangkep, Barru, dan Papare, menyambut Danny dan rombongannya di lokasi, Kamis (14/11/2024). Rahmat mengatakan warga Segeri siap memenangkan Danny karena mereka merupakan pemilih cerdas.
“Mereka ini pemilih cerdas, tidak pernah memilih karena uang. Mulai dari sini, sampai belakang, tidak ada serangan fajar,” ujar Rahmat di hadapan Danny.
Dia menjelaskan Kecamatan Segeri memiliki sekitar 51.000 daftar wajib pilih (DPT). Dia menjelaskan kepada Danny bahwa warga Segeri mayoritas bekerja sebagai petani dan nelayan.
“Sektor di sini, pertanian, yang perlu kita jamin, setelah panen, harga harus terjamin. Kalau ada jaminan harga, petani semangat cocok tanam karena jaminan harga dari pemerintah,” ujarnya.
“Apalagi di sini juga sektor nelayan, nelayan rumput laut. Bayangkan Pak, hasil melimpah, harga anjlok, kenapa, karena tidak ada jaminan harga,” imbuhnya
Rahmat pun menyampaikan kepada warga soal sosok Danny yang siap memperjuangkan nasib nelayan dan petani. Namun dia meminta warga berjuang memenangkan Danny.
“Jangan ki kasih malu ka,” pesan Rahmat kepada warga yang merupakan basis pendukungnya saat menjadi calon anggota DPRD Sulsel pada Pileg lalu.
Danny Bicara Program
Danny yang mendapatkan kesempatan melakukan orasi politik mengingatkan warga Segeri substansi Pilkada. Menurut Danny, Pilkada merupakan momen mengubah nasib.
“Pilkada itu untuk merubah nasib tambah baik, jalan buruk menjadi baik, kesehatan susah menjadi mudah, hasil pertanian sudah diangkat kita punya jalan di lokasi pertanian,” kata Danny.
“Itulah gunanya kita Pilkada, bukan asal colos, Pilkada itu merubah nasib kita tambah baik,” katanya.
Wali Kota terbaik itu tetap komitmen, bila mana ia akan membangun desa, antara lain bakal diwujudkannya melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk setiap desa di Sulawesi Selatan.
“Insya Allah, kita akan berikan bantuan 200 juta per tahun untuk tiap desa. Ini tahap awal, dan tentu sangat memungkinkan akan meningkat sesuai kondisi keuangan daerah,” ungkap Danny Pomanto.
Danny Pomanto menyebutkan, dana sebesar 200 juta akan dialokasikan sebesar 50 juta untuk peningkatan kapasitas Kepala Desa dan Ketua Tim Penggerak PKK di tingkat desa.
“50 juta berikutnya untuk peningkatan kapasitas aparat desa, imam desa dan guru mengaji. Sementara 100 juta dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa,” jelas Paslon Gubernur Sulsel Nomor Urut 1 itu.(ABIM)










