Jakarta, ABIM (22/6/2025) – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Rusia berencana melakukan investasi di Indonesia senilai 2 miliar euro atau sekitar Rp37,8 triliun (kurs Rp18.903/euro). Investasi ini akan meliputi bidang energi hingga infrastruktur digital.
Rosan mengatakan investasi tersebut merupakan kesepakatan Russian Direct Investment Fund (RDIF) dengan BPI Danantara Indoensia.
“Ya memang salah satu kesepakatan yang ditandatangani kemarin adalah antara Danantara dengan RDIF yang dimana kita sepakat untuk membuat joint fund sebesar 2 miliar euro yang tentu dalam rangka memperkuat hubungan antar dua negara,” kata Rosan kepada wartawan saat ditemui di St. Petersburg, Rusia, dikutip Sabtu (21/6/2025).
Rosan menjelaskan investasi tersebut akan meliputi bidang energi terbarukan, infrastruktur digital, hingga mineral kritis.
“Itu juga yang kita bicarakan bagaimana kita bekerja sama di bidang critical mineral,” ucapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Federasi Rusia menyepakati empat dokumen kerja sama strategis yang pengumumannya disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo di Istana Konstantinovskiy, St. Petersburg, prosesi pertukaran empat dokumen kerja sama itu digelar sebelum pernyataan pers bersama oleh Presiden Prabowo dan Presiden Putin.
1. Persetujuan kerja sama bidang pendidikan tinggi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia;
2. Memorandum Saling Pengertian tentang kerja sama bidang transportasi antara Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Perhubungan Rusia;
3. Memorandum Saling Pengertian tentang kerja sama bidang pengembangan digital dan media massa antara Kementerian Komunikasi dan Digital RI dengan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Rusia;
4. Nota Kesepahaman antara Danantara dengan Russian Direct Investment Fund tentang pendirian platform investasi Indonesia-Rusia senilai 2 miliar euro.
“Saya ingin menggarisbawahi Indonesia adalah mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik,” kata Putin saat memberikan pernyataan pers bersama di Istana Konstantinovskiy, Kamis (19/6/2025).(ABIM)










