Brussel, Belgia, ABIM (16/7/2025) – Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, optimistis Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU-CEPA) akan mendorong lonjakan nilai perdagangan, serta memperluas arus investasi dari Eropa ke Indonesia.
Rosan mengatakan, perjanjian ini berpotensi menggandakan nilai perdagangan antara kedua pihak, dari 30 miliar dolar AS menjadi 60 miliar dolar AS.
“Menurut kami ini langkah yang sangat positif. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global, IEU-CEPA akan membuka pasar baru dan mendiversifikasi mitra dagang kita,” kata Rosan di Brussels, Belgia, Minggu (13/7/2025).
Ia menyampaikan, perjanjian ini juga akan memberikan akses langsung bagi Indonesia ke pasar di 27 negara anggota Uni Eropa, sekaligus membuka peluang investasi dari kawasan tersebut.
“Selama ini investasi terbesar dari Eropa masih didominasi Belanda, tapi perusahaan dari negara lain seperti Prancis, seperti L’Oréal, juga mulai memperluas ekspansinya di Indonesia. Dengan CEPA, kami berharap lebih banyak investasi serupa masuk,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Terpisah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyambut positif rampungnya perundingan IEU-CEPA.
“Ini adalah sebuah breakthrough dalam sejarah perdagangan internasional kita. Proses negosiasi ini memakan waktu hampir satu dekade, dan hasilnya akan membawa dampak signifikan,” kata Anindya dalam keterangan tertulis, Senin (14/7).
Ia menjelaskan, pada tahun 2024, nilai perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa tercatat sebesar 30,1 miliar dolar AS (27,3 miliar euro), terdiri dari ekspor UE ke Indonesia sebesar 9,7 miliar euro dan impor UE dari Indonesia sebesar 17,5 miliar euro.
Anindya memprediksi peningkatan perdagangan akan terjadi seperti yang dialami Vietnam setelah perjanjian CEPA dengan Uni Eropa diratifikasi.
“Perdagangan Vietnam–UE naik dari 56 miliar euro menjadi 67 miliar euro. Kami yakin tren serupa akan dialami Indonesia,” ucapnya.(ABIM)










