Tegal, Jawa Tengah, ABIM (7/12/2025) – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Gedung Rakyat Slawi yang berwajah baru, Selasa 2 Desember 2025.
Gedung Rakyat yang berlokasi di Jalan dr Soetomo Slawi, Kabupaten Tegal ini kini lebih mewah setelah direvitalisasi sejak Agustus 2025 lalu.
Hadir mendampingi Fadli Zon, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbu Ahmad Mahendra, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Dr. Ir. Feri Arlius, Anggota DPR RI Ali Zamroni, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Brebes Wurja.
Sejumlah seniman dan budayawan Tegal nampak menyambut kedatangan Fadli Zon, di antaranyab Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kabupaten Tegal, Ki Haryo Susilo Enthus Susmono, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal, Junaedi hingga Forkopimda Kabupaten Tegal.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Mahendra, menyampaikan, revitalisasi Gedung Rakyat Slawi merupakan bagian dari program besar Kementerian Kebudayaan dalam memperkuat sarana dan prasarana kebudayaan di daerah.
Dijelaskan oleh Mahendra, hingga saat ini Kemenbud telah merealisasikan 89 sarana dan prasarana kebudayaan, terdiri dari 30 pembangunan fisik termasuk gedung seni, serta 59 program nonfisik seperti penelitian, pembinaan, dan berbagai aktivitas kesenian.
Gedung Rakyat ini merupakan contoh dari sarana fisik yang kita bangun. Untuk yang nonfisik, kami mendukung melalui program penelitian, kegiatan seni, hingga pembinaan komunitas,”kata Mahendra.
Sementara itu Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah pusat serta Komisi X DPR RI yang telah membantu mewujudkan revitalisasi gedung kesenian tersebut.
“Dulu kondisinya kumuh dan kurang layak. Kini tampak megah dan estetik. Ini sangat berarti bagi seniman dan budayawan Tegal,” ungkapnya.
Kholid berharap setelah gedung ini aktif digunakan, akan semakin banyak seniman muda maupun komunitas budaya yang tumbuh dan menciptakan karya, sehingga nama Kabupaten Tegal semakin dikenal.
Sementara itu, Fadli Zon menegaskan Gedung Rakyat Slawi adalah ruang publik yang didedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Tegal sebagai panggung ekspresi seni dan kebanggaan daerah.
“Ini rumah orang Tegal. Sebuah ruang publik untuk memunculkan karya dan memperkuat identitas budaya lokal,” katanya.
Fadli Zon juga mengapresiasi rangkaian acara yang menyertai peresmian, seperti Kirab Budaya, Festival Poci, Pekan Film Tegal, dan berbagai kegiatan lainnya.
Dia menekankan bahwa revitalisasi gedung seni tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik.
“Harus ada ekosistem kegiatan budaya yang berkelanjutan. Di antaranya seperti workshop tata kelola gedung kesenian, kalender event tahunan, pameran seni rupa, pertunjukan, festival hingga kegiatan sekolah seperti lomba baca puisi atau seni tradisi.
“Tujuannya agar budaya tidak hanya dilestarikan, tapi juga menggerakkan ekonomi. Ini bagian dari industri budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang bisa memperkuat UMKM,” jelasnya.(ABIM)










