/Kepala BRIN Arif Satria : BRIN dan BSI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan Syariah Bagi Pegawai

Kepala BRIN Arif Satria : BRIN dan BSI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan Syariah Bagi Pegawai

Cibinong, Jawa Barat, ABIM (18/3/2026) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan harapan agar kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

“Semoga kerja sama ini bisa bermanfaat untuk BSI maupun untuk BRIN. Kami berharap juga layanan BSI bisa sejalan dengan ekspektasi dari para pegawai BRIN,” ujarnya yang berlangsung di Ruang Rapat BNC, Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Dr. (H.C.) Ir. H. Soekarno, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (13/3).

Ia menambahkan, BRIN membuka peluang bagi perbankan syariah untuk menghadirkan layanan bagi para pegawai yang memiliki preferensi terhadap sistem keuangan syariah.

“BRIN membuka kesempatan bagi bank syariah untuk bisa mendirikan layanan, karena sebagian orang BRIN memiliki prinsip berkaitan dengan ekonomi syariah. Oleh karena itu kita perlu memberikan kesempatan dan akses bagi teman-teman untuk bisa mendapatkan fasilitas layanan syariah,” jelasnya.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan, BSI merupakan bank hasil penggabungan tiga bank syariah milik negara, yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah.

“Penggabungan tersebut menjadikan BSI sebagai salah satu institusi keuangan syariah yang terus berkembang, khususnya dalam layanan berbasis payroll bagi Aparatur Sipil Negara,” tegasnya.

Anton menjelaskan, model bisnis berbasis payroll telah memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan BSI. Salah satu bahan bakar pendorong yang tumbuh cepat dari bisnis kita adalah dengan para ASN melalui skema payroll based consumer business.

“Bisnis ini memberikan fondasi yang kuat untuk terus bertumbuh. Tahun kemarin kita sudah bisa menghasilkan laba sebesar 7,6 triliun atau sebesar 8,02%, dan menyalurkan zakat perusahaan sebesar 250,3 miliar,” ujarnya.

Anton juga berharap, ke depan akan terdapat sejumlah potensi kerja sama yang dapat ditindaklanjuti secara konkret. Baik dari sisi layanan perbankan maupun pengembangan kolaborasi di bidang lain.

Sementara itu, Sekretaris Utama BRIN Nur Nur Tri Aries Suestiningtyas menyampaikan, penandatanganan kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia merupakan respons atas aspirasi sebagian sivitas yang menginginkan layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

“Langkah kolaborasi ini diharapkan dapat tersebut menjadi hal yang positif karena memberikan pilihan layanan yang sesuai dengan preferensi sivitas sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” ungkapnya

Melalui penandatanganan PKS ini, BRIN dan BSI berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam penyediaan layanan keuangan syariah. Sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung kebutuhan pegawai, serta mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah di lingkungan BRIN.(ABIM)