/Asosiasi Pengusaha Indonesia di Korea Diminta Ikut Dongkrak Perdagangan Bilateral

Asosiasi Pengusaha Indonesia di Korea Diminta Ikut Dongkrak Perdagangan Bilateral

Seoul, Korea Selatan, ABIM (31/1/2020) – Indonesia di Korea bukan hanya Pekerja Migran ataupun mahasiswa. Terdapat pula para peneliti handal dan juga para pengusaha dan profesional yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari kuliner, e-commerce, _trading_ hingga furnitur.

Untuk mewadahi komunikasi dalam bersinergi, terutama untuk meningkatkan kapasitas SDM para pelaku usaha tersebut, mereka sepakat membentuk Asosiasi Pengusaha Indonesia di Korea Selatan (APINKOR) yang diresmikan di KBRI Seoul pada Jumat (31/1).

“Saya berharap Asosiasi ini dapat berkiprah, berkembang, dan bisa bersinergi dengan pengusaha di Korea Selatan untuk semakin mengembangkan usaha demi kemakmuran bersama.” Demikian diungkapkan Subandi, salah satu pengusaha kuliner Indonesia yang telah memiliki beberapa gerai resto Indonesia di berbagai pelosok Korsel yang juga merupakan salah satu penggagas APINKOR.

Dubes RI-Seoul Umar Hadi yang mendukung penuh terbentuknya APINKOR menyampaikan rasa sukacitanya. “Malam ini saya sangat bangga karena pelaku usaha dan profesional Indonesia yang berada di Korea mempunyai keingian untuk membentuk suatu wadah, yang tidak hanya akan menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga sebagai sebagai wadah diskusi, berbagi ilmu, serta mencari peluang untuk maju, dan tumbuh bersama.” Demikian tutur Mantan Konjen RI di LA ini dalam sambutan peresmian.

Dubes Umar juga menggarisbawahi akan mendukung penuh APINKOR. “KBRI Seoul akan terus memberikan fasilitasi dan bimbingan sekiranya terdapat hambatan yang dijumpai pelaku usaha Indonesia dalam melalukan aktifitas dan pengembangan usahanya,” demikian tukas Dubes.

APINKOR digagas medio Desember 2019. Saat ini organisasi tersebut telah beranggotakan 33 pengusaha dan profesional. Diperkirakan jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan tersosialisasinya wadah ini.

Selain meresmikan APINKOR, pada saat yang bersamaan Dubes Umar Hadi juga menyerahkan _Primaduta Award_ dari pemerintah RI kepada empat perusahaan importir Korea Selatan yang dinilai telah berprestasi dan loyal dalam mengimpor produk-produk Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya kinerja impor yang dilakukan empat perusahaan tersebut selama lima tahun terakhir.

Keempat perusahaan tersebut adalah Dansuk Industrial, Co. Ltd., dan Sammick Musical Instruments, Co. Ltd., yang berhasil terpilih menerima penghargaan untuk Kategori Pasar Utama Produk Manufaktur/Industri, serta The Charcoal, Inc., dan MSC, Co. Ltd., untuk Kategori Pasar Utama Produk UMKM.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada para pemenang _Primaduta Award_ tahun 2019. Harapan saya kiranya bisnis anda di Indonesia dapat terus terjalin dan meningkat.” Demikian ungkap Dubes sembari menggarisbawahi bahwa tahun ini Korsel merupakan salah satu yang terbanyak mendapatkan Primaduta Award.

Acara peresmian APINKOR dan penyerahan _Primaduta Awards_ berlangsung dengan meriah, dengan optimisme mendalam dari para pelaku usaha yang hadir, walaupun ekonomi dunia tengah mengalami pelambatan. Selain pelaku usaha Indonesia dan Korea, tampak hadir juga Pimpinan Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono, Presiden _Korea-Indonesia Management Association_ Prof. Kim Ki-Chan, Mantan Menteri UKM Korsel Mr. Joo Young Sup dan staff KBRI Seoul.(ABIM/KBRI Seoul)