Moskow, Rusia, ABIM (16/5/2025) – Memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memperkuat jalinan kerja sama melalui jalur diplomasi budaya. Di Wisma Indonesia, Moskow, Rabu, 14 Mei 2025, Fadli bertemu langsung dengan para Indonesianis—akademisi, senator, peneliti, dan pecinta budaya Indonesia asal Rusia.
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh penting seperti Prof. Vilen Sikorsky, Dr. Victor Sumsky, Senator Elena Pisareva, Alexey Drugov, mantan Dubes Rusia untuk Indonesia Vladimir Plotnikov, serta perwakilan dari sejumlah universitas ternama seperti MGIMO, Moscow State University (ISAA), dan St. Petersburg State University.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat hubungan kedua negara melalui kolaborasi budaya. Dalam sambutannya, Menbud Fadli Zon menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dan Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan kebudayaan nasional sebagai bagian dari strategi politik luar negeri.
“Saya mengapresiasi para Indonesianis yang selama ini berkontribusi mempererat hubungan Rusia dan Indonesia. Kementerian Kebudayaan mendukung penuh inisiatif kolaborasi budaya untuk memperkuat hubungan bilateral,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis, 15 Mei.
Pada kesempatan itu, Menbud Fadli menyerahkan sejumlah buku karyanya kepada perwakilan universitas dan komunitas budaya, termasuk Rumah Nusantara yang baru berdiri awal Mei. Penyerahan buku dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman terhadap budaya Indonesia di kalangan akademisi Rusia.
Sebagai balasan, para Indonesianis menyerahkan terjemahan karya sastra Indonesia ke dalam bahasa Rusia, termasuk Tetralogi Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer yang diterbitkan tahun 2025.
“Ini bukan sekadar pertukaran buku. Ini simbol hubungan erat kedua negara, sekaligus wujud apresiasi terhadap sastra Indonesia yang kini hidup di Rusia,” tambah Fadli.
Selain berdiskusi dan bertukar karya, Menbud Fadli juga meninjau Rumah Nusantara Indonesia dan berdialog dengan mahasiswa Rusia yang belajar gamelan di KBRI Moskow. Ia menyebut kecintaan masyarakat Rusia terhadap budaya Indonesia sebagai bukti bahwa budaya adalah bahasa universal.
“Semakin banyak kerja sama di bidang budaya, sastra, dan seni akan memperkuat diplomasi kita. Inilah cara menjaga persahabatan Indonesia-Rusia yang sudah terbina selama 75 tahun,” pungkas Menbud Fadli Zon.(ABIM)










